Pelaksanaan Discharge Planning dengan kepuasan pasien (Studi di RSUD Sultan Imanudin Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah)
Abstract
Pendahuluan Discharge planning keperawatan merupakan komponen yang terkait dengan rentang keperawatan, sering pula disebut dengan perawatan berkelanjutan yang artinya perawatan yang dibutuhkan oleh pasien dimanapun pasien berada. Kegagalan dalam memberikan perencanaan pulang akan beresiko terhadap beratnya penyakit, ancaman hidup dan disfungsi fisik. Oleh karena itu dalam perencanaan pulang atau discharge planning sangat penting, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan  antara pelaksanaan discharge planning dengan kepuasan pasien. Metode penelitian jenis penelitian ini adalah kuantitatif. dengan jumlah populasi 24. Sampel di ambil dari pasien yang dirawat di RSUD Sultan Imanudin Pangkalan Bun sebanyak 24 responden dengan teknik Quota Sampling Variabel dalam penelitian ini adalah hubungan antara pelaksanaan discharge planning dengan kepuasan pasien, instrumen penelitiannya mengguakan kuesioner, pengolahan data dengan Editing, Coding, Scoring, Tabulating, Uji Spearman Rank Data disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi selanjutnya dianilisis secara dinamika,data yang di analasi meliputi univariat dan bivariat. Hasil penelitian berdasarkan hasil penelitian sebagian besar 17 (70,8%) responden menjelaskan pelaksaan discharge planning dalam kategori baik, Sedangkan pelaksanaan discharge Planning yang tidak baik 7 (29,2%), berdasarkan uji korelasi  didapatkan nilai r = 0.000 < 0,05 , dengan demikian H0 ditolak dan H1 diterima, artinya ada hubungan pelaksanaan discharge Planning dengan kepuasan pasien. Kesimpulan pelaksanaan Discharge Planning di RSUD Sultan Imanudin Pangkalan Bun pada Tahun 2018 dapat di kategorikan sudah baik. Sebagian besar dari responden merasa sudah puas atas pelayanan yang diberikan oleh RSUD Sultan Imanudin pangkalan Bun tahun 2018.Kata kunci : Pelaksanaan Discharge planning dengan kepuasan pasienReferences
Hardiansyah (2006). Penelitian mengenai kepuasan pasien.
Kusnanto. (2004). Pengertian rumah sakit. Jakarta EGC
Pedoman Skripsi, Tesis dan Instrumen Penelitian Keperawatan. Jakarta : Salemba Medika.
Potter & Perry. (2005). Buku Ajar Fundamental Keperawatan Konsep, Proses, dan Praktik Volume 1. Alih bahasa: Yasmin Asih et al. Edisi 4. Jakarta: EGC.
Nursalam. 2003. Konsep dan Penerapan Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan
Kusnanto. (2004). Pengertian rumah sakit. Jakarta EGC
Pedoman Skripsi, Tesis dan Instrumen Penelitian Keperawatan. Jakarta : Salemba Medika.
Potter & Perry. (2005). Buku Ajar Fundamental Keperawatan Konsep, Proses, dan Praktik Volume 1. Alih bahasa: Yasmin Asih et al. Edisi 4. Jakarta: EGC.
Nursalam. 2003. Konsep dan Penerapan Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan
Published
2019-03-10
How to Cite
RAHMAN, Taufiq; NINGTYAS, Ni Wayan Rahayu; NINGSIH, Rastia.
Pelaksanaan Discharge Planning dengan kepuasan pasien (Studi di RSUD Sultan Imanudin Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah).
Jurnal Borneo Cendekia, [S.l.], v. 3, n. 1, p. 23-29, mar. 2019.
ISSN 2549-1822.
Available at: <https://www.journal.stikesborneocendekiamedika.ac.id/index.php/jbc/article/view/52>. Date accessed: 24 apr. 2026.
Issue
Section
Articles
Keywords
Kata kunci : Pelaksanaan Discharge planning dengan kepuasan pasien
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Â
Â







