PENANGANAN TERSEDAK “CHOKINGâ€
Abstract
Tersedak  merupakan  keadaan  gawat  napas  yang  masih  sering dipandang sebelah mata oleh masyarakat. Menurut data, angka kematian yang disebabkan oleh obstruksi jalan napas khususnya tersedak masih tinggi di kalangan bayi. Riset yang dilakukan oleh Dr.Gary Smith di Nationwide Children’s Hospital menjelaskan bahwa dalam satu dekade terdapat 34 anak dibawah 1 tahun di Amerika dibawa ke IGD karena tersedak makanan dan ASI. Bahaya dari tersedak bila tidak tahu tanda-tanda dari tersedak dan tidak dengan segera dilakukan penanganan dini dapat menyebabkan kesulitan bernapas, kebiruan dan hilang kesadaran. Oleh karena itu, mengetahui tanda- tanda tersedak seperti batuk tanpa suara, kebiruan, ketidakmampuan untuk berbicara atau bernapas. Selain itu, bila ditemukan tanda-tanda penyumbatan ringan dan korban dapat batuk, jangan menghalangi proses batuk dan usaha bernapas spontan dari korban. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan pada hari Rabu, 10 Januari 2018 pukul 10.00 WIB. Sasaran dari kegiatan ini yaitu ibu-ibu di desa Pangkalan Tiga. Metode yang digunakan pada penyuluhan mengenai penanganan tersedak adalah ceramah dan tanya jawab. Agar kedepannya penyuluhan seperti ini dilakukan secara rutin mengenai bantuan hidup dasar sehingga masyarakat dapat melakukan pertolongan segera ketika menghadapi masalah.Kata kunci     : Tersedak, Penanganan, BayiReferences
Bagian Diklat RSCM. (2015). Tersedak. Pelatihan Internal RSCM Bantuan HidupDasar 2015
Pusponegoro, A.D., Et al. (2012). Basic Trauma Life Support & Basic Cardiac Life Support. Edisi kelima. Jakarta:Yayasan Ambulans Gawat Darurat 118.
Sumarningsih, D. (2015). Pengaruh Edukasi Keluarga Tentang Pencegahan Dan Penanganan Tersedak Pada Anak Terhadap Pengetahuan Dan Keterampilan Keluarga Dukuh Ngebel Rt 09 Tamantirto Kasihan Bantul . Diakses dari: http://opac.say.ac.id/201/1/NASKAH%20PUBLIKASI.pdf
Tim Bantuan Medis BEM IKM FKUI. (2015). Modul Bantuan hidup dasar dan penanganan tersedak. Jakarta: Universitas Indonesia
Utami, D.S. (2014). Teknik Mencegah bayi tersedak pada ibu menyusui di puskesmas pembantu Desa Demung Kecamatan Besuki Situbondo. Laporan Penelitian. Situbondo.
Pusponegoro, A.D., Et al. (2012). Basic Trauma Life Support & Basic Cardiac Life Support. Edisi kelima. Jakarta:Yayasan Ambulans Gawat Darurat 118.
Sumarningsih, D. (2015). Pengaruh Edukasi Keluarga Tentang Pencegahan Dan Penanganan Tersedak Pada Anak Terhadap Pengetahuan Dan Keterampilan Keluarga Dukuh Ngebel Rt 09 Tamantirto Kasihan Bantul . Diakses dari: http://opac.say.ac.id/201/1/NASKAH%20PUBLIKASI.pdf
Tim Bantuan Medis BEM IKM FKUI. (2015). Modul Bantuan hidup dasar dan penanganan tersedak. Jakarta: Universitas Indonesia
Utami, D.S. (2014). Teknik Mencegah bayi tersedak pada ibu menyusui di puskesmas pembantu Desa Demung Kecamatan Besuki Situbondo. Laporan Penelitian. Situbondo.
Published
2021-06-08
How to Cite
SUPRAPTI, Dwi.
PENANGANAN TERSEDAK “CHOKINGâ€.
Jurnal Borneo Cendekia, [S.l.], v. 5, n. 1, p. 64-66, june 2021.
ISSN 2549-1822.
Available at: <https://www.journal.stikesborneocendekiamedika.ac.id/index.php/jbc/article/view/223>. Date accessed: 03 feb. 2026.
Issue
Section
Articles
Keywords
Tersedak, Penanganan, Bayi
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Â
Â







