IDENTIFIKASI ADANYA BAKTERI ESCHERICHIA COLI PADA MINUMAN ES TEH YANG DIJUAL DISEKITAR STIKES BCM PANGKALAN BUN WILAYAH KOTAWARINGIN BARAT
Abstract
Teh merupakan salah satu minuman yang sangat digemari di Indonesia, disamping harganya yang murah teh merupakan minuman dengan rasa yang cukup enak. Salah satu olahan minuman yang terbuat dari teh yang sangat digemari adalah dalam bentuk dingin. Es teh dibuat dengan cara menyeduh tanaman teh yang sudah di olah dan dikeringkan. Tanaman Teh mempunyai nama latin Camelia Sinensis yang diambil pada bagian tunas daun atau pucuk kemudian diolah dan dikeringkan sebagai produk pembuatan minuman es teh dengan harga yang cukup terjangkau membuat minuman es teh diolah oleh produsen dengan cara yang kurang baik (higienis) ada beberapa kasus terjadinya diare setelah mengkonsumsi es teh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya bakteri Escherichia coli pada minuman es teh yang dijual di sekitar Stikes Borneo Cendekia Medika dan mengetahui jumlah Escherichia coli dengan metode MPN. Hasil identifikasi jumlah bakteri Escherichia coli pada minuman es teh yang dijual di STIKES Borneo Cendekia Medika Pangkalan Bun didapatkan hasil semua minuman tidak layak konsumsi dengan persentase 100%. Dari hasil penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa minuman es teh yang dijual di sekitar kampus STIKES Borneo Cendekia Medika Pangkalan Bun didapatkan hasil 10 sampel positif terkontaminasi bakteri Escherichia coli dengan indeks MPN 25-1800 sel/100ml.References
Iskamto, B. 2009. Bakteriologi Kesehatan. UNS Press, Surakarta.
Waluyo, L. 2005. Mikrobiologi Lingkungan. UMM Press, Malang.
Ariefiansyah, Netti suharti, Eliza Anas, 2015.Identifikasi Bakteri Coliform yang Terdapat pada Minuman Es Teh Di Rumah Makan Tepi Laut Purus Padang Barat.
Brook, Geo F, Janet S. Butel, Stephen A. Morse 2005, Mikrobiologi Kedokteran, Salemba Medika, Jakarta.
Cahaya, 2013. Analisi Escherichia coli Dan Higiene sanitasis Pada Minuman Es Teh yang Dijual Di Pajak Karona Jamin Ginting Kecamatan Medan Baru.
Dian Maulida Widyan, 2015. Perhitungan Jumlah Bakteri Coliform pada Minuman Es Teh yang Dijual Di Warung Makan Sekitar Pasar Legi Citra Niaga Jombang.
Entjang, 2003. Mikrobiologi dan Parasitologi Untuk Akademi Keprawatan Dan Sekolah Tenang Kesehatan Yang Sederajat. Citra Aditya Bakti. Bandung.
Kusnaedi, 2009.TerapiTeh Cara Ampuh dan Mudah Mencegah dan Mengobati Kolesterol, Diabetes, Darah Tinggi, Kanker, Sariawan, Sakit Perut, Sakit gigi dan Flu. Duta Media Tama. Jakarta.
Parahita, 2009.Isolasi Dan Identifikasi Escherichia coli Dan Staphylococcus aureus Pada Uang Kertas Yang Beredar Di Daerah Sekitar Pasar Sederhana Bandung.
Permenkes RI No. 492/MenKes/Per/IV/2010, Tentang Persyaratan Kualitas Air Minum, Menkes RI, Jakarta.(http://pppl.depkes.go.id/_as set/_regulasi/53_ Permenkes%20492.pdf)
Purnawijayanti, Hiasinta A 2006, Sanitasi hygiene dan keselamatan kerja dalam pengolahan makanan, Kanisius, Yogyakarta.
Raharja, 2015. Identifikasi Escherichia coli Pada Air Isi Ulang Dari Depot Dikelurahan Pisangan Dan Cirendeu.
Semiarti, 2014. Uji Bakteriologi Es Batu Rumah Tangga Yang Digunakan
Penjual Minuman Di Pasar Lubuk Buaya Kota Padang.
Sopandi, T & Wardah, 2014. Mikrobiologi Pangan. Andi. Yogyakarta
Waluyo, L. 2005. Mikrobiologi Lingkungan. UMM Press, Malang.
Ariefiansyah, Netti suharti, Eliza Anas, 2015.Identifikasi Bakteri Coliform yang Terdapat pada Minuman Es Teh Di Rumah Makan Tepi Laut Purus Padang Barat.
Brook, Geo F, Janet S. Butel, Stephen A. Morse 2005, Mikrobiologi Kedokteran, Salemba Medika, Jakarta.
Cahaya, 2013. Analisi Escherichia coli Dan Higiene sanitasis Pada Minuman Es Teh yang Dijual Di Pajak Karona Jamin Ginting Kecamatan Medan Baru.
Dian Maulida Widyan, 2015. Perhitungan Jumlah Bakteri Coliform pada Minuman Es Teh yang Dijual Di Warung Makan Sekitar Pasar Legi Citra Niaga Jombang.
Entjang, 2003. Mikrobiologi dan Parasitologi Untuk Akademi Keprawatan Dan Sekolah Tenang Kesehatan Yang Sederajat. Citra Aditya Bakti. Bandung.
Kusnaedi, 2009.TerapiTeh Cara Ampuh dan Mudah Mencegah dan Mengobati Kolesterol, Diabetes, Darah Tinggi, Kanker, Sariawan, Sakit Perut, Sakit gigi dan Flu. Duta Media Tama. Jakarta.
Parahita, 2009.Isolasi Dan Identifikasi Escherichia coli Dan Staphylococcus aureus Pada Uang Kertas Yang Beredar Di Daerah Sekitar Pasar Sederhana Bandung.
Permenkes RI No. 492/MenKes/Per/IV/2010, Tentang Persyaratan Kualitas Air Minum, Menkes RI, Jakarta.(http://pppl.depkes.go.id/_as set/_regulasi/53_ Permenkes%20492.pdf)
Purnawijayanti, Hiasinta A 2006, Sanitasi hygiene dan keselamatan kerja dalam pengolahan makanan, Kanisius, Yogyakarta.
Raharja, 2015. Identifikasi Escherichia coli Pada Air Isi Ulang Dari Depot Dikelurahan Pisangan Dan Cirendeu.
Semiarti, 2014. Uji Bakteriologi Es Batu Rumah Tangga Yang Digunakan
Penjual Minuman Di Pasar Lubuk Buaya Kota Padang.
Sopandi, T & Wardah, 2014. Mikrobiologi Pangan. Andi. Yogyakarta
Published
2019-03-10
How to Cite
WAHYUNINGSIH, Risa.
IDENTIFIKASI ADANYA BAKTERI ESCHERICHIA COLI PADA MINUMAN ES TEH YANG DIJUAL DISEKITAR STIKES BCM PANGKALAN BUN WILAYAH KOTAWARINGIN BARAT.
Jurnal Borneo Cendekia, [S.l.], v. 3, n. 1, p. 93-106, mar. 2019.
ISSN 2549-1822.
Available at: <https://www.journal.stikesborneocendekiamedika.ac.id/index.php/jbc/article/view/183>. Date accessed: 24 apr. 2026.
Issue
Section
Articles
Keywords
Camelia sinensis, Escherichia coli, metode MPN, higienis
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Â
Â







