PENYULUHAN PENCEGAHAN PENYAKIT KECACINGAN PADA ANAK USIA DINI DI TK ISLAM DARUL ULUM
Abstract
Penyakit kecacingan adalah masalah kesehatan global yang paling umum yang menyerang anak-anak. Penyakit kecacingan terkait erat dengan kebersihan diri dan lingkungan. Kecacingan biasanya menyerang anak-anak dan dapat menular melalui kuku jemari tangan yang kotor dan panjang. Telur cacing dapat masuk ke kuku jari-jari tangan anak saat mereka bermain tanpa alas kaki dan tidak mencuci tangan sebelum makan dan sesudah buang air besar. Tujuan penyuluhan ini untuk meningkatkan pengetahuan orang tua dan siswa di TK Islam Darul Ulum tentang pentingnya kebersihan guna mencegah penyakit kecacingan pada anak usia dini. Metode pelaksanaan kegiatan ini adalah penyuluhan menggunakan media pamflet, orang tua melakukan pengisian kuesioner sebelum (pre test) dan sesudah (post test) penyuluhan serta pendataan kebersihan kuku pada anak-anak. Hasil penyuluhan menunjukkan bahwa terdapat 18 anak yang memilki kuku kotor sedangkan anak yang memiliki kuku bersih yaitu 14 anak. Berdasarakan hasil tersebut masih banyak ditemukan anak-anak yang memilki kuku kotor. Hasil kuesioner menunjukkan terjadi peningkatan pemahaman orang tua mengenai cara penularan penyakit kecacingan dan pencegahannya. Terlihat dari hasil pre test dan post test yang mengalami peningkatan. Berdasarakan hasil tersebut terlihat pemahaman orang tua lebih baik serta harapan dari penyuluhan yang dilakukan yaitu membentuk generasi yang sehat, kuat dan berprestasi.References
1. Toemon AI, Ratnasari A, Maulia DR, Kristiani FMD, Augustina I, Jabal AR, et al. Hubungan Status Gizi dengan Kecacingan pada Siswa Sdn 1 Pahandut Seberang Kota Palangka Raya. J Media Anal Kesehat. 2023;14(1):55.
2. Puteri P P, Nuryanto N, Candra A. Hubungan Kejadian Kecacingan Terhadap Anemia dan Kemampuan Kognitif pada Anak Sekolah Dasar di Kelurahan Bandarharjo, Semarang. J Nutr Coll. 2019;8(2):101.
3. Jabal AR, Ratnasari A, Ifandi S, Suriawanto N, Wahyudi P, Pisu AJ, et al. Detecting Helminth Eggs on The Body Surface of Flies in Markets in Makassar. J Phys Conf Ser. 2021;1918(5).
4. Mohpul A, Jabal A, Balyas A. Prevalensi Cacing Parasitik pada Anak Sekolah Dasar di Kecamatan Rakumpit Kota Palangka Raya. J Med Karya Ilm Kesehat. 2020;5(2).
5. Gabain IL, Ramsteijn AS, Webster JP. Parasites and Childhood Stunting – A Mechanistic Interplay with Nutrition, Anaemia, Gut Health, Microbiota, and Epigenetics. Trends Parasitol [Internet]. 2023;39(3):167–80. Available from: https://doi.org/10.1016/j.pt.2022.12.004
6. Sinhorin GH, Carneiro ACG, Farias BES, de Almeida P, Medeiros-Sousa AR, Melchior LAK, et al. Intestinal Parasite Infections Associated with Sociodemographic and Seasonal Factors in the Western Amazon. Parasitol Res. 2023;122(2):419–23.
7. Koehler S, Springer A, Issel N, Klinger S, Wendt M, Breves G, et al. Ascaris suum Nutrient Uptake and Metabolic Release, and Modulation of Host Intestinal Nutrient Transport by Excretory-Secretory and Cuticle Antigens In Vitro. Pathogens. 2021;10(11).
8. Syafrawati S, Ramadani M. Edukasi Penyakit Kecacingan Melalui Media Poster untuk Meningkatkan Pengetahuan Siswa SDN 14 Tabing Banda Gadang Kecamatan Nanggalo Kota Padang. Bul Ilm Nagari Membangun. 2022;5(4):297–305.
9. Agustin S, Ramadhani A, Herlina M, Imafluchah I, Putri N, Atmadani R. Penyuluhan Bahaya Cacingan Bagi Siswa Sekolah Dasar Sebagai Upaya Mewujudkan Anak Indonesia Sehat dan Berprestasi. J Has Pengabdi Perbedayaan Kpd Masy. 2023;4(1):257–63.
10. Hanina H, Halim R, Wulandari PS, Karolina ME. Penyuluhan untuk Mencegah Kecacingan pada Anak SDN 208/IV Telanai Pura Guna Meningkatkan Konsentrasi Belajar pada Anak. Med Dedication J Pengabdi Kpd Masy FKIK UNJA. 2023;6(2):165–9.
11. Putri NA, Yanti MS, Salsabila S, Mukminin A, Sumanto RPA. Pencegahan Cacingan pada Anak Usia Dini di TK Faidhul ‘Ulum Semarang dengan Cara Mencuci Tangan. J Pengabdi Masy Bangsa. 2023;1(4):51–7.
12. Irwan M, Fattah N, Arfah A, Esa A, Laddo N, Ningsih E. Faktor Risiko Infeksi Kejadian Kecacingan pada Anak Usia Sekolah di Wilayah Kerja Puskesmas Panambungan Makassar. Fakumi Med J J Mhs Kedokt. 2023;3(4):278–89.
13. Lailatusyifa N, Sartika RAD, Nuryati T Determinan Kejadian Kecacingan pada Siswa SD. J Ilmu Kesehat Masy. 2022;11(01):57–67.
14. Permatasari R. The Relationship of Soil Transmitted Helminthes Infection with Clean and Healthy Living Behavior. BIOMA J Biol Makassar [Internet]. 2024;9(1):135–44. Available from: https://journal.unhas.ac.id/index.php/bioma
2. Puteri P P, Nuryanto N, Candra A. Hubungan Kejadian Kecacingan Terhadap Anemia dan Kemampuan Kognitif pada Anak Sekolah Dasar di Kelurahan Bandarharjo, Semarang. J Nutr Coll. 2019;8(2):101.
3. Jabal AR, Ratnasari A, Ifandi S, Suriawanto N, Wahyudi P, Pisu AJ, et al. Detecting Helminth Eggs on The Body Surface of Flies in Markets in Makassar. J Phys Conf Ser. 2021;1918(5).
4. Mohpul A, Jabal A, Balyas A. Prevalensi Cacing Parasitik pada Anak Sekolah Dasar di Kecamatan Rakumpit Kota Palangka Raya. J Med Karya Ilm Kesehat. 2020;5(2).
5. Gabain IL, Ramsteijn AS, Webster JP. Parasites and Childhood Stunting – A Mechanistic Interplay with Nutrition, Anaemia, Gut Health, Microbiota, and Epigenetics. Trends Parasitol [Internet]. 2023;39(3):167–80. Available from: https://doi.org/10.1016/j.pt.2022.12.004
6. Sinhorin GH, Carneiro ACG, Farias BES, de Almeida P, Medeiros-Sousa AR, Melchior LAK, et al. Intestinal Parasite Infections Associated with Sociodemographic and Seasonal Factors in the Western Amazon. Parasitol Res. 2023;122(2):419–23.
7. Koehler S, Springer A, Issel N, Klinger S, Wendt M, Breves G, et al. Ascaris suum Nutrient Uptake and Metabolic Release, and Modulation of Host Intestinal Nutrient Transport by Excretory-Secretory and Cuticle Antigens In Vitro. Pathogens. 2021;10(11).
8. Syafrawati S, Ramadani M. Edukasi Penyakit Kecacingan Melalui Media Poster untuk Meningkatkan Pengetahuan Siswa SDN 14 Tabing Banda Gadang Kecamatan Nanggalo Kota Padang. Bul Ilm Nagari Membangun. 2022;5(4):297–305.
9. Agustin S, Ramadhani A, Herlina M, Imafluchah I, Putri N, Atmadani R. Penyuluhan Bahaya Cacingan Bagi Siswa Sekolah Dasar Sebagai Upaya Mewujudkan Anak Indonesia Sehat dan Berprestasi. J Has Pengabdi Perbedayaan Kpd Masy. 2023;4(1):257–63.
10. Hanina H, Halim R, Wulandari PS, Karolina ME. Penyuluhan untuk Mencegah Kecacingan pada Anak SDN 208/IV Telanai Pura Guna Meningkatkan Konsentrasi Belajar pada Anak. Med Dedication J Pengabdi Kpd Masy FKIK UNJA. 2023;6(2):165–9.
11. Putri NA, Yanti MS, Salsabila S, Mukminin A, Sumanto RPA. Pencegahan Cacingan pada Anak Usia Dini di TK Faidhul ‘Ulum Semarang dengan Cara Mencuci Tangan. J Pengabdi Masy Bangsa. 2023;1(4):51–7.
12. Irwan M, Fattah N, Arfah A, Esa A, Laddo N, Ningsih E. Faktor Risiko Infeksi Kejadian Kecacingan pada Anak Usia Sekolah di Wilayah Kerja Puskesmas Panambungan Makassar. Fakumi Med J J Mhs Kedokt. 2023;3(4):278–89.
13. Lailatusyifa N, Sartika RAD, Nuryati T Determinan Kejadian Kecacingan pada Siswa SD. J Ilmu Kesehat Masy. 2022;11(01):57–67.
14. Permatasari R. The Relationship of Soil Transmitted Helminthes Infection with Clean and Healthy Living Behavior. BIOMA J Biol Makassar [Internet]. 2024;9(1):135–44. Available from: https://journal.unhas.ac.id/index.php/bioma
Published
2025-02-23
How to Cite
WIDYA ASTUTI, Rima Agnes; ROMAIDHA, Iqlila; LESTARI, Neli Febiola.
PENYULUHAN PENCEGAHAN PENYAKIT KECACINGAN PADA ANAK USIA DINI DI TK ISLAM DARUL ULUM.
Jurnal Abdi Masyarakat Cendekia, [S.l.], v. 3, n. 1, p. 8-13, feb. 2025.
Available at: <https://www.journal.stikesborneocendekiamedika.ac.id/index.php/jamc/article/view/605>. Date accessed: 04 may 2026.
Section
Articles